Kebenaran Tentang Pembantaian dan Kekuatan Klan Uzumaki

Anime, Tekno141 Dilihat

Salah satu aspek paling menarik dari Serial Naruto adalah banyaknya klan yang berbeda dimana etiap klan memiliki jutsu, budaya, sejarah, dan tradisi uniknya masing-masing, namun salah satu yang paling menarik adalah klan Uzumaki. Bintang utama serial ini, Naruto juga merupakan klan uzumaki yang mewarisi hak istimewa klan ini yakni memiliki cakra yang besar, akan tetapi Naruto dikenal menjadi satu-satunya anggota yang tersisa karena peristiwa pembantaian.

Rupanya ada alasan mengenai hal ini, berikut di bawah ini terdapat kebenaran menyedihkan tentang pembantaian dan kekuatan klan uzumaki.

Asal Usul Klan Uzumaki

Klan Uzumaki berasal dari sebuah desa yang bernama Uzushiogakure. Desa ini juga disebut Negeri Pusaran Air dan umumnya dilambangkan dengan logo spiral yang dikenal sebagai lambang Uzumaki. Mirip dengan klan Senju, klan Uzumaki adalah keturunan Otsutsuki Asura. Anggota langsung klan ini seringkali terlahir dengan rambut merah, yang mengidentifikasi chakra dan kemampuannya sebagai seorang Uzumaki.

Dengan klan Senju menjadi salah satu pendiri Konohagakure dan juga kerabat jauh klan Uzumaki, kedua klan menjadi mitra, yang membuat Uzushiogakure bersekutu dengan Konohagakure. Kedua klan akhirnya menikah satu sama lain untuk lebih memperkuat ikatan mereka. Contoh paling terkenal adalah pernikahan antara Hashirama Senju dan Uzumaki Mito. Berkat ikatan ini, terus berkembang seiring berjalannya waktu, hingga lambang Uzumaki diadopsi sebagai logo Jaket Shinobi Konoha. Keturunan klan Uzumaki yang berambut merah dan, oleh karena itu, “murni” yang paling menonjol adalah Mito, Kushina, Karin, Nagato dan Ashina pemimpin klan sebelumnya.

Kekuatan Klan Uzumaki

Klan Uzumaki memiliki fuinjutsu (Jutsu Penyegel) yang paling tangguh. Bahkan, mereka dianggap sebagai pencetus sebagian besar fuinjutsu yang digunakan di Konoha berkat Uzumaki Ashina. Di antara pengguna fuinjutsu tangguh lainnya dari klan juga terdapat Reaper Death Seal, yang memanggil Shinigami (Dewa Kematian). Pada era Hashirama, sebuah kuil penyimpanan topeng dibangun di pinggiran Konoha ketika tanah tersebut membutuhkan kekuatan tersebut, meskipun kemampuan fuinjustsu yang mereka miliki masih belum terungkap.

Klan Uzumaki dikenal sebagai klan umur panjang, oleh karena itu anggotanya memiliki kekuatan hidup yang sangat kuat dan umur yang lebih panjang daripada rata-rata shinobi. Uzumaki Mito, misalnya, mampu bertahan lebih lama dari era Hashirama dan Tobirama sebagai Hokage masa lalu hingga masa pemerintahan Hokage Ketiga, yaitu ketika Kushina diangkat menjadi Jinchuriki Rubah Ekor Sembilan berikutnya.

Bahkan ketika monster berekor itu diambil dari Mito, dia masih hidup dalam jangka waktu yang cukup lama, meski dalam keadaan lemah. Dalam kasus Kushina, dia masih mampu melawan dan menekan Ekor-Sembilan dengan kekuatannya. Rata-rata shinobi akan mati seketika jika monster berekor diambil dari mereka.

Semua Uzumaki yang ditampilkan di Naruto dan Boruto sangat kuat, karena garis keturunan yang sangat kuat dan cadangan chakra yang sangat besar. Mito dan Kushina diketahui memiliki chakra yang sangat besar yang mampu menekan monster berekor, itulah alasan sebenarnya mengapa mereka menjadi jinchuriki Ekor Sembilan. Naruto, keturunan klan, meskipun bukan berambut merah, mewarisi chakra mereka yang sangat besar dan penyembuhan yang cepat secara alami. Tingkat cadangan chakranya yang sangat besar saat ini tidak diketahui menurut data di manga Boruto. Beberapa anggota klan bahkan mampu mewujudkan Rantai Adamantine dari tubuh mereka, mampu menekan apapun, tidak peduli seberapa besarnya.

Pembantaian Klan Uzumaki

Karena kekuatan luar biasa yang dimiliki oleh klan ini dan kemampuan mereka untuk menyegel apa pun, mulai dari chakra hingga makhluk hidup dan benda mati — desa-desa lain membenci dan takut pada mereka, kecuali Konoha. Meskipun mereka tidak pernah menggunakan kekuatan mereka untuk kejahatan. Untuk tujuan ini, desa-desa lain diam-diam berencana untuk memusnahkan apa yang mereka anggap sebagai ancaman laten terhadap keberadaan mereka, yang menyebabkan klan dan desanya dihancurkan sebelum Konoha bisa menyelamatkan mereka.

Sisa penyintas yang ada sebagai awal mula Naruto hanyalah mereka yang tidak berada di desa saat peristiwa tragis ini terjadi. Bahkan pada saat itu, tidak satupun dari mereka yang selamat berpikir untuk meminta balasan, mungkin karena mereka berbaik hati memaafkan desa-desa lain; sangat bertentangan dengan bagaimana Yahiko, Nagato dan Konan ingin dunia “mengetahui rasa sakit” sebagai balas dendam atas desa Hidden Rain yang digunakan sebagai medan perang oleh desa-desa lain.

Kehancuran Uzumaki juga bisa disebabkan oleh haus kekuasaan dari desa-desa yang menganggap mereka sebagai ancaman. Bahkan setelah kehancurannya, perang tidak pernah berhenti karena setidaknya satu desa selalu ingin menjadi yang terbaik dibandingkan desa lainnya. Meskipun desa-desa yang terlibat dalam tindakan mengerikan ini menyembunyikan sifat haus kekuasaan mereka dengan alasan bahwa menghancurkan Uzushiogakure menyelamatkan dunia dari bahaya, masih jelas bahwa masing-masing desa ingin menjadi desa yang tangguh dan menguasai dunia. Namun dengan pemerintahan Naruto sebagai Hokage di Boruto, klan tersebut memiliki kesempatan untuk pulih dari masa lalu dan memulai yang baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *