Konsep Dongle Audio Baru dari Qualcomm Disinyalir Bisa Kurangi Latency Gaming

Tekno325 Dilihat

Konsep Dongle Audio Baru dari Qualcomm Disinyalir Bisa Kurangi Latency Gaming – Diluar segala keuntungan yang ditawarkan headset wireless selalu punya penyakit yang sama, yaitu tidak cocok digunakan untuk bermain game. Alasan yang paling sering diungkit adalah soal latency.

Ya memang benar kalau sebenarnya wireless audio itu memang punya delay atau latency tinggi. Apalagi kalau kita lihat kebanyakan masih menggunakan teknologi Bluetooth. Tapi, sepertinya masalah ini ada solusinya oleh Qualcomm.

Konsep Dongle Audio Wireless dari Qualcomm Bisa Kurangi Latency Gaming

Sebatas konsep yang masih belum dijual bebas

Sebatas konsep yang masih belum dijual bebas

Melansir dari TechRadar, Guy Campbell seorang Staff manager dan Product marketing Qualcomm mengungkapkan sebuah konsep audio dongle baru yang akan gabungkan teknologi Bluetooth LE dengan Auracast. Fitur ini nantinya akan tersedia di S3 Gen 2 Snapdragon Sound Platform dan dikhususkan untuk hadirkan low-latency gaming.

Ini berarti kedepannya fitur dongle audio baru ini akan disematkan dalam sertifikasi Snapdragon Sound. Dan produk yang boleh memakai fitur ini hanyalah yang sudah lolos uji dari Qualcomm. Sama seperti logo Hi-res yang biasa ditemui pada berbagai perangkat audiophile.

Termasuk dalam Snapdragon Sound Platform

Termasuk dalam Snapdragon Sound Platform

Konsep USB dongle ini nantinya bisa digunakan untuk perangkat apapun yang bisa menjadi source audio seperti smartphone, konsol, laptop, PC, dan mungkin malah DAP sekalipun.

Dongle Audio Qualcomm Bisa Kurangi Hingga lebih dari 75% Latency

Wireless headset mungkin akan dapatkan fitur low-latency

Wireless headset mungkin akan dapatkan fitur low-latency

Qualcomm memang belakangan ini memang terlihat ada indikasi kalau mereka tertarik dengan hi-res audio streaming. Tapi, Campbell juga mengatakan kalau pasar gamer juga tidak bisa lagi diabaikan.

Pengguna juga nantinya akan mendapatkan pengalaman gaming low-latency yang bahkan bisa mencapai <20ms. Padahal biasanya jika melihat teknologi Bluetooth biasa ada latency sebesar 80ms dan bisa dikurangi hingga 48ms lewat LE Gaming.

Latency yang rendah ini juga tidak mengorbankan fidelity atau kualitas audio. Setidaknya kualitas 24bit/96kHz yang memang tidak begitu lossless namun tidak jauh lossy ini tetap bisa hadir via aptX Adaptive. Dan karena Adaptive kalian tetap bisa mendapatkan jarak yang luas tapi ya latency tetap akan meningkat.

Konsep audio dongle ini memang masih sesuai nama, hanya sebatas konsep untuk saat ini. Namun, pihak mereka mengumumkan kalau memang sedang berbincang dengan beberapa manufaktur dan kita mungkin tidak harus menunggu lebih lama lagi.

Dalam upaya menghadirkan solusi untuk masalah latency pada headset wireless, Qualcomm mengumumkan konsep dongle audio baru yang menggabungkan teknologi Bluetooth LE dengan Auracast. Konsep ini akan diimplementasikan dalam sertifikasi Snapdragon Sound, memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman gaming low-latency yang memuaskan.

Dalam wawancara dengan Guy Campbell, seorang Staff manager dan Product marketing Qualcomm, ia menjelaskan bahwa dongle audio Qualcomm dapat mengurangi latency hingga lebih dari 75%. Hal ini sangat signifikan mengingat latency yang tinggi menjadi salah satu masalah utama dalam penggunaan headset wireless saat bermain game.

Dengan dongle audio Qualcomm, pengguna dapat menikmati pengalaman gaming dengan latency kurang dari 20ms, jauh lebih rendah dibandingkan dengan teknologi Bluetooth biasa yang memiliki latency sekitar 80ms atau lebih. Pengguna juga tetap dapat menikmati kualitas audio yang baik dengan dukungan aptX Adaptive yang menghadirkan kualitas 24bit/96kHz.

Meskipun konsep dongle audio ini masih dalam tahap pengembangan, Qualcomm telah berkomunikasi dengan beberapa manufaktur untuk mewujudkan produk ini. Hal ini menandakan bahwa solusi untuk latency gaming pada headset wireless semakin dekat untuk direalisasikan.

Dengan hadirnya konsep dongle audio baru dari Qualcomm, para gamer tidak perlu lagi khawatir tentang latency yang mengganggu pengalaman bermain game. Pengguna dapat menikmati audio berkualitas tinggi dengan latency rendah, membuka kemungkinan baru bagi pengembangan headset wireless di masa depan.

Tinggalkan Balasan